Mengenal Undang-Undang Perkawinan Di Indonesia

Mengenal Undang-Undang Perkawinan Di Indonesia

Undang-undang ialah regulasi yang mengatur berbagai hal yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara. Hukum ini tentu mesti dipatuhi oleh segala masyarakat Indonesia. Nah, salah satu hal yang dikuasai dalam perundang-undangan di Indonesia merupakan seputar perkawinan. Berdasarkan perundang-undangan di Indonesia, yang disebut dengan perkawinan ialah ialah sebuah ikatan lahir dan batin antara wanita dan pria sebagai pasangan suami istri dengan bertujuan untuk membangun sebuah rumah tangga yang kekal dan bersuka ria.

 

undang undang pemilu perundangan-undangan seputar perkawinan, terdapat sebagian prasyarat yang semestinya dipenuhi oleh warga negara yang berharap mengajukan permohonan perkawinan. Beberapa prasyarat hal yang demikian yaitu bahwa perkawinan harus dikerjakan dengan dasar persetujuan di antara calon mempelai pria dan wanita. Jikalau calon mempelai masih berusia di bawah 21 tahun, maka semestinya melangsungkan perkawinan berdasarkan persetujuan atau izin dari kedua orang tua.

 

Undang-undang perkawinan juga mengatur tentang usia masing-masing calon mempelai yang boleh melaksanakan perkawinan. Prasyarat minimal umur atau umur dari pihak pria yaitu 19 tahun. Sementara itu, syarat minimal umur calon mempelai wanita yaitu 16 tahun. Melainkan, seandainya terdapat penyimpangan kepada persyaratan tersebut, maka calon mempelai bisa mengambil dispensasi pada pengadilan yang sudah ditunjuk, baik oleh pihak wanita atau pria.

 

Selain itu, perundang-undangan perkawinan ini juga memegang bermacam-macam sebab yang membuat sebuah perkawinan dilarang. Sebagian di antaranya ialah perkawinan tidak boleh dilakukan jikalau calon mempelai mempunyai relasi darah dalam satu garis keturunan, memiliki relasi semenda (mertua, ibu atau bapak tiri, menantu), memiliki hubungan sesusuan, dsb.

 

Tata seputar perkawinan di Indonesia memang benar-benar lengkap. Tata perihal perkawinan juga mengontrol mengenai beragam hal yang dapat menyebabkan pencegahan perkawinan, batalnya sebuah perkawinan, perjanjian perkawinan, hak serta keharusan suami dan istri, pembagian harta dan benda, putusnya sebuah perkawinan, hal dan kewajiban bagi buah hati dan orang tua, serta masih banyak lainnya. Undang-undang perkawinan memang sungguh-sungguh komplit dan semua warga negara seharusnya mematuhi peraturan yang sudah diatur tersebut. adanya hukum seputar perkawinan ini bertujuan agar masyarakat semakin tenteram dalam melakukan kehidupan rumah tangga dan mampu menuntaskan bermacam-macam situasi sulit rumah tangga dengan baik.